Rabu, 12 Oktober 2011

Tentang Kekasihku

Mungkin kalian pernah mendengar tentang julukan kota paling romantis di dunia yang disandang oleh kota Venezia. Atau mungkin kalian pernah mendengar alasan, apa yang membuat orang-orang begitu antusias ingin mempelajari bahasa Perancis? Sebagian besar orang memberikan alasan yang serupa: because it’s so romantic. Bagaimana dengan kalian? :)

Bagiku sendiri, semua yang diberikan kekasihku sudah lebih dari cukup. Lebih dari sekedar romantis. Lebih dari sekedar indah.
Aku tidak perlu mempelajari suatu bahasa tertentu untuk mengungkapkan dan memberikan reason tentang keindahan dan keromantisan bahasa tersebut. Aku sudah menemukannya dalam diri kekasihku. Bagiku, bahasa yang digunakan oleh kekasihku di setiap lirik lagunya, juga di setiap puisi-puisinya untukku, adalah sangat romantis. Dan yang paling penting, sangat dalam dan mengena di hatiku.
Aku juga tidak perlu lagi keliling Venezia untuk menikmati keindahannya, keindahan kerlip lampu-lampu malamnya, keindahan sungai yang berkaca-kaca, atau keindahan naik Gondola di bawah rembulan. Karena aku sudah menggenggam keindahan yang bahkan aku sendiri tak bisa melukiskannya dengan kata-kata, dari dalam diri kekasihku.
(tetapi jika bisa berlibur dan menikmati Venezia dengan kekasihku yang indah itu, pasti akan lebih romantis dan indah, bukan?) :)
Aku mencintainya. Sepenuh hati. Aku tidak peduli semua masalalunya. Yang aku tahu, aku sangat mencintainya, dan akan selalu seperti itu.
I don’t care what was written in his past. I don’t care who he was. Where he was. Or anything else. I don’t give a damn about it all.
Aku hanya tahu satu hal, yaitu bahwa aku teramat sangat mencintainya dan sudah menancap di hatinya. Aku tenggelam. Aku terkunci. Dan aku suka... :)

Malang, 25 September 2011

1 komentar:

  1. orang bijak mengatakan; dalam percintaan terdapat 1 resiko,, baca selanjutnya http://anharululum.blogspot.com/ hehehe

    BalasHapus