Bulan mendesis dibawah gerimis.
Petak-petaknya basah.
Kabut menggumpal, berkerumun dalam satu purnama.
Dan tetap basah,
Dingin meremas-remas pelupuk mataku yang... basah.
Menghela, aku injak tetapi masih bersinar.
Dan masih... hujanmu menelangkup pada tiap-tiap hari. dan basah lagi.
Aku hapus, tapi masih juga bersinar. Ada apa bulan...
Bintang mengerling; jatuh, menangkap kamu dan aku.
Puisi oleh: Fee Al-Lail
Tidak ada komentar:
Posting Komentar